Jakarta ( UNAS) – Dalam rangka menghadapi perubahan iklim yang begitu cepat dan masssive, Centre for Sustainable Energy and Resources Management (CSERM) Universitas Nasional mengadakan seminar internasional bertajuk Managing Environment and Energy : “ Involvement of Research Centers In Climate Change Mitigation”. Acara yang digelar pada 11 April 2017 di ruang ex FFI Blok 1 Lt. 4 ini berlangsung meriah dan seru. Acara yang diwarnai dengan debat dan sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa ini pun mampu menyuguhkan materi dan presentasi yang berbeda dari seminar internasional biasanya.

Hadir membuka seminar internasional ini Prof. Ernawati Sinaga selaku Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat mengaku sangat bangga sekali atas seminar ini dikarenakan banyaknya narasumber yang hadir terdiri dari berbagai negara seperti Amerika, Inggris dan Italia. Dalam sambutannya Erna berharap agar para peserta yang hadir dapat mengambil ilmu sebanyak – banyaknya dari para narasumber mengenai keberlangsungan serta kondisi keadaan iklim Indonesia yang tidak stabil saat ini. Diharapkan kedepannya akan lahir para generasi muda dan akademisi muda yang mampu menjaga dan melestarikan alam dengan segala keilmuan dan wawasan yang dimilikinya demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

“ Saya sangat bangga sekali dengan seminar ini taklupa saya ucapkan terimakasih kepada para narasumber yang hadir diantaranya   Dr. Leuserina Garniati, Dr Wendy Erb, Elizabeta Zavoli serta Dr. Diana Fawzia, MA hadirnya para ahli dalam seminar kali ini merupakan sebuah pengalaman berharga yang patut kita syukuri di tengah – tengah kesibukan mereka sebagai professional dalam mitigasi dan perubahan iklim. Maka dari itu saya menghimbau kepada para peserta yang hadir baik dosen, karyawan maupun mahasiswa agar mau dan mampu mengaplikasikan teori – teori dan ilmu yang telah dipaparkan nanti kedalam kehidupan sehari – hari guna menjaga, merawat dan melestarikan lingkungan di bumi Indonesia tercinta ini,” ujar Erna Selasa ( 11/4).

Agung Iswadi, selaku Ketua Panitia acara yang sekaligus juga Dosen Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Sains, menerangkan bahwa tema besar “Climate Change” yang diusung dalam Seminar Internasional ini memang dirancang untuk menangkap beberapa sudut pandang keilmuan yang berbeda dalam upaya memitigasi dampak perubahan iklim. Tidak hanya dari sisi ke-teknik-an maupun teknologi saja, melainkan juga dari sisi sosial, politik, komunikasi dan tentu saja lingkungan. Pendekatan multidisiplin yang komprehensif sangat diperlukan, sehingga kolaborasi bidang keilmuan yang berbeda menjadi agenda yang strategis untuk diimplementasikan.

Diwawancarai seusai memberikan seminar Dr. Wendy Erb selaku narasumber dari University Fellow Rutgers Amerika Serikat menuturkan bahwa tujuan dari seminar internasional ini adalah untuk membangun komunikasi antar pusat – pusat penelitian yang ada di Indonesia umumnya dan Universitas Nasional khususnya dalam rangka memecahkan masalah dan kendala yang saat ini dihadapi oleh alam kita ini. Wanita yang meneliti perilaku kesehatan orang hutan di Kalimantan Tengah inipun menghimbau agar kebakaran hutan gambut yang kerap terjadi di wilayah kalimantan ini dapat menjadi perhatian kita bersama selaku para pemerhati dan peneliti lingkungan. Kebakaran lahan gambut di wilayah Kalimantan lanjutnya, telah banyak merugikan  lingkungan dan habitat disekitarnya seperti manusia, orang hutan, tumbuhan dan udara.  Maka dari itu perempuan yang telah jatuh cinta dengan Indonesia ini menghimbau agar pusat penelitian energi berkelanjutan Universitas Nasional dapat menjadi mediator bagi pusat – pusat penelitian lainnya yang ada di Indonesia untuk bersama – sama mengurangi dampak buruk dari perubahan iklim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *